Komunikasikan Diferensiasi Merk Melalui Positioning

Merk produk telah diciptakan, diferensiasi produk sudah dibuat, lalu bagaimana agar calon konsumen mengerti akan diferensiasi tersebut?
Lebih dari itu, bagaimana agar konsumen meyakini bahwa merk produk tsb benar-benar beda dan lebih unggul dari merk-merk pesaingnya?

Hal ini perlu upaya menanamkan pengetahuan, kesadaran, hingga akhirnya keyakinan dalam benak konsumen bahwa produk  merk tersebut benar berbeda dan unggul dari pesaing.

Upaya mendesain tawaran dan citra produk hingga menempati posisi yang berbeda dan berarti dalam benak konsumen secara relatif dibanding produk pesaing disebut Positioning.

Al Ries dan Jack Trout mengatakan bahwa :
“Positioning is not what you do to a product. It is what you do to the mind of the prospect. Positioning starts with a product. A piece of merchandise, a service, a company, an institution, or even a person…. positioning is not what you do to a product. Positioning is what you do to the mind of the prospect. That is, you position the product in the mind of the prospect.”

Positioning dapat juga dipahami secara sederhana sebagai apa yg timbul seketika dalam benak kita ketika kita memikirkan suatu produk. Contoh : ketika kita sedang memikirkan luxury car, maka yang terlintas adalah Lexus.  Sedang saat kita sedang memikirkan prestige car, yang muncul pertama adalah Mercedes. Maka ini berarti, Lexus dan Mercedes  telah sukses menancapkan diri di benak kita sebagai mobil luxury maupun prestige car  dibanding mobil – mobil pesaingnya di kategori yang sama.

Dalam beberapa fakta, orang akan lebih mudah mengingat pada sesuatu yang dianggap paling pertama keluar. Karenanya, Ries dan Trout menyarankan strategi awal agar konsumen mudah mengingat produk/merk produk kita adalah membuat produk kita sebagai nomor satu.

Contoh baru-baru ini adalah peluncuran Bakmi Mewah instant. Sekalipun mie instan banyak produknya, tetapi Bakmi Mewah dipersepsikan konsumen sebagai mie instan pertama yang mampu menyediakan daging ayam dan jamur dalam penyajiannya.

Selanjutnya, secara lebih mendalam, upaya positioning produk dilakukan dalam tiga tahap, y.i. :



Sahabat Kabaringan, di sini kita memahami bahwa ketika kita ingin menjual produk ada tiga hal penting awal yang perlu untuk dipikirkan, yang kesemuanya telah kita bahas dalam situs web ini, y.i.

  1. Menjual Produk – Ciptakan Merk
  2. Membangun Diferensiasi Bagi Produk
  3. Mengkomunikasikan Diferensiasi Merk Produk Melalui Positioning

Semoga dengan pemahaman ini, Sahabat lebih efektif dalam menghasilkan penjualan atas produk.

 

 
02-bhn-iklan-kabaringan-com

Sahabat Kabaringan, ternyata belajar internet itu mengasyikan... apa lagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... sesuatu banget deh... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah ini solusinya.... & dapatkan Tutorial Gratis Internet Marketing selama 1,5 Tahun!