Saat Putriku Tersayang…

Saat Putriku Tersayang… Ada apa ya dalam cerita ini. Apa ya? Yuk simak bersama …

Seorang pria memiliki seorang anak kecil perempuan. Ia adalah anak satu-satunya pria itu. Begitu disayanginya anaknya. Sehingga hampir tiada hari dilewatkannya tanpa bercengkerama dengan putri tunggalnya itu.

Suatu ketika putri kecilnya sakit. Sakit yang parah. Sebuah kanker ganas menggerogoti hatinya. Pria itu berupaya keras mencari pengobatan bagi putrinya. Beberapa operasi harus dilakukan, namun belum berhasil juga.

Sampai suatu ketika, pria itu masuk ke kamar perawatan anaknya di rumah sakit, dan menjumpai putri kesayangannya sudah dingin, terbujur kaku.

Pria itu menjerit, menangis tersedu-sedu. Begitu kehilangan.
Hari-hari menjadi kelabu bagi bapak penyayang putrinya itu.
Hari-hari terasa hampa baginya.

Ia pun mulai mengasingkan diri dari teman-temannya.
Dari komunitasnya.
Hari-hari yang sering dijalaninya adalah mengunjungi makam putrinya, dan menangis di pusaranya.

Berbulan-bulan berlalu, pria itu menjalani kehidupannya seperti itu. Teman-teman dan sanak saudaranya turut bersedih.

Suatu malam, pria itu tidur.
Dalam tidurnya, ia bermimpi, ia melihat angkasa yang bersinar terang. Lalu tiba-tiba muncullah pawai malaikat – malaikat dari surga memenuhi angkasa dengan sorak sorai gembira bernyanyi. Malaikat-malaikat kecil dengan lilinnya masing-masing yang seolah tak pernah padam berarak di angkasa. Perarakan mereka makin mendekat kepada bapak itu. Diamati olehnya malaikat-malaikat kecil yang berarak-arak itu.

Di kejauhan, nampak olehnya seorang malaikat kecil yang menarik perhatiannya. Malaikat itu berarak berjalan bersama yang lain. Namun, tiada cahaya pada lilin yang dipegangnya. Itulah yg menarik perhatian pria itu.

Perlahan malaikat itu makin mendekati si pria. Dan terkejutlah si bapak saat ia melihat jelas wajah malaikat kecil itu.

Putrinya.

“Oh putriku…,”sapa bapak itu,”mengapa padam nyala lilinmu?”

Putri kecilnya menjawab,”Papaku…, lilinku bernyala terus, tetapi tangismu selalu saja membuatnya tertiup mati.”

Pria itu tersentak, terbangun dari tidurnya.
Hari itu ia berubah, ia kembali dengan segala keceriaannya.

Sahabat Kabaringan, itulah Cerita “Saat Putriku Tersayang …”. Sekalipun tak pernah itu kita inginkan, mungkin bisa membantu Sahabat meringankan beban teman-teman Sahabat yang kebetulan mengalami hal yang serupa.
O ya.. jangan lupa baca juga :

Sahabat Kabaringan, ternyata belajar internet itu mengasyikan... apa lagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... sesuatu banget deh... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah ini solusinya.... & dapatkan Tutorial Gratis Internet Marketing selama 1,5 Tahun!